Mengenal Nusantara lewat cerita dan aroma

Puluhan siswa SDN Cimanggu Kecil di Kota Bogor diajak “berkeliling Indonesia” lewat cerita budaya dan aroma rempah Nusantara. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa Universitas BSI Bogor mengenalkan kekayaan budaya Toraja, Bali, hingga rempah-rempah khas Indonesia dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Bogor, Jabar (Rumah Simbah)-Suasana aula di SD Negeri Cimanggu Kecil di Kota Bogor tampak berbeda dari biasanya. Puluhan siswa duduk antusias memperhatikan presentasi yang membawa mereka “berkeliling Indonesia” lewat cerita budaya dan aroma rempah-rempah Nusantara.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar mahasiswa Universitas BSI Bogor itu menghadirkan materi tentang budaya Toraja, budaya Bali, hingga kekayaan rempah Indonesia yang dahulu menjadi incaran bangsa-bangsa dunia.

Alih-alih hanya menyampaikan teori, para mahasiswa mengajak siswa berinteraksi langsung melalui gambar, cerita, hingga pengenalan sampel rempah asli seperti bunga lawang, kluwek, dan asam kandis.

Anak-anak tampak penasaran saat memegang dan mencium aroma rempah yang selama ini mungkin hanya mereka kenal sebagai bagian dari masakan di rumah.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa Indonesia bukan hanya kaya alam, tetapi juga kaya nilai budaya, gotong royong, dan pengetahuan tradisional yang diwariskan turun-temurun.

Budaya Toraja dikenalkan melalui rumah adat Tongkonan dan tradisi gotong royong masyarakatnya. Sementara budaya Bali diperkenalkan lewat filosofi Tri Hita Karana dan sistem Subak yang mengajarkan keseimbangan hidup serta keadilan dalam bermasyarakat.

Kepala SDN Cimanggu Kecil, Chanifah, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberi pengalaman belajar baru yang membuat siswa lebih dekat dengan budaya bangsa sendiri.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mengenalkan Indonesia kepada generasi muda tidak selalu harus lewat metode yang kaku. Kadang, rasa bangga terhadap bangsa dapat tumbuh lewat cerita sederhana, pengalaman langsung, dan aroma rempah yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Di ruang belajar Sekolah Dasar itu, semangat mencintai Nusantara kembali ditumbuhkan.(Arielo)

Kepala Sekolah membuka sesi presentasi. (Rumah Simbah/Arielo)
Kenalan dengan para kakak mahasiswa/i UBSI Bogor. (Rumah Simbah/Arielo)
Salah satu pemateri saat beraksi di depan para siswa. (Rumah Simbah/Arielo)
Ada juga kuis berhadiah di pengujung acara. (Rumah Simbah/Arielo)

Leave a Reply