Perayaan Hari Kartini di SD Negeri Tugu 10 Depok, Jawa Barat, berlangsung meriah dengan beragam lomba dan penampilan siswa. Di balik semaraknya acara, terselip upaya menanamkan nilai keteladanan Kartini kepada generasi muda.
Depok, Jabar (Rumah Simbah)-Perayaan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April kembali menjadi momen istimewa di berbagai instansi pendidikan. Di SD Negeri Tugu 10, Depok, Jawa Barat, seluruh civitas sekolah turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Kegiatan diawali dengan suasana khidmat saat lagu kebangsaan dinyanyikan bersama. Momen ini menjadi pembuka yang menyatukan seluruh peserta dalam semangat kebangsaan, sekaligus mengingatkan kembali makna perjuangan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini.
Memasuki rangkaian acara, berbagai lomba digelar untuk melibatkan siswa secara aktif. Mulai dari lomba menggambar dan mewarnai wajah Kartini, hingga lomba baca puisi dan menyanyi yang berlangsung di halaman sekolah. Setiap penampilan menghadirkan warna tersendiri, mencerminkan ekspresi dan keberanian siswa tampil di depan publik.
Salah satu kegiatan yang paling menyita perhatian adalah peragaan busana yang diikuti oleh pasangan siswa-siswi. Dengan balutan pakaian adat dan kebaya, para peserta berjalan di atas panggung dengan penuh percaya diri. Meski tak selalu berjalan sempurna, tingkah polos mereka justru menghadirkan kehangatan tersendiri. Ada yang salah langkah, tampak grogi, hingga malu-malu, namun justru mengundang tawa dan simpati dari para penonton.
Perayaan ini tak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan semangat belajar yang diwariskan Kartini kepada para pelajar sejak dini.
Dari kegiatan sederhana di lingkungan sekolah, semangat Kartini diharapkan terus hidup—bukan hanya dalam balutan kebaya dan panggung perayaan, tetapi juga dalam sikap dan cita-cita generasi penerus bangsa.(Eki)

