Thawaf dan Sa’i dengan layanan kursi roda

Tidak semua jamaah haji mampu menempuh thawaf dan sa’i dengan berjalan kaki. Bagi jamaah lansia, penyandang disabilitas, maupun mereka yang mengalami keterbatasan fisik, Masjidil Haram menyediakan berbagai layanan pendukung agar ibadah tetap dapat dijalankan dengan aman dan nyaman.

Makkah, Saudi Arabia (Rumah Simbah)-Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina, sejumlah jamaah kembali ke Masjidil Haram untuk menunaikan thawaf ifadhah dan sa’i. Namun tidak semua jamaah tiba dengan kondisi fisik yang sama.

Sebagian jamaah merupakan lansia yang membutuhkan bantuan mobilitas. Ada pula penyandang disabilitas, serta jamaah yang mengalami kelelahan setelah menjalani puncak ibadah haji yang padat dan menguras tenaga.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, pengelola Masjidil Haram menyediakan berbagai fasilitas khusus. Mulai dari kursi roda, petugas pendorong resmi, hingga kendaraan listrik yang dapat digunakan pada jalur dan lantai tertentu di kompleks masjid.

Petugas resmi umumnya dapat dikenali dari rompi dan identitas yang mereka kenakan. Kehadiran mereka membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih aman, terutama di tengah padatnya aktivitas di kawasan Masjidil Haram pada musim haji.

Layanan kursi roda menjadi salah satu fasilitas yang banyak dimanfaatkan jamaah. Berdasarkan informasi yang beredar pada musim haji tahun ini, tersedia layanan sewa kursi roda maupun paket kursi roda yang dilengkapi petugas pendorong. Tarif paket kursi roda dengan petugas pendorong berkisar antara 200 hingga 250 riyal, sedangkan sewa kursi roda tanpa petugas berada di kisaran 100 riyal untuk rangkaian thawaf dan sa’i.

Selain kursi roda, kendaraan listrik juga disediakan untuk membantu mobilitas jamaah yang membutuhkan bantuan tambahan selama menjalankan ibadah.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih inklusif bagi seluruh jamaah. Sebab, di Tanah Suci tidak semua orang datang dengan kekuatan fisik yang sama.

Ada yang masih mampu berjalan jauh, ada yang harus melangkah perlahan, dan ada pula yang membutuhkan bantuan kursi roda. Namun seluruh jamaah memiliki tujuan yang sama, yakni menuntaskan rangkaian ibadah haji dengan sebaik-baiknya.(Nurman)

Berdoa bersama sebelum menunaikan Thawaf Ifadhah dan Sa’i(Rumah Simbah/Nurman)
Sejumlah jamaah yang menggunakan layanan kursi roda. (Rumah Simbah/Nurman)

Leave a Reply