Tak ada panggung besar, hanya gang sempit sebagai arena. Enam kelompok warga berpacu meramu nasi goreng, bukan demi piala, tapi demi seru-seruan di Hari Ibu.
Depok, Jabar (Rumah Simbah)-Warga RT 05 RW 08, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, memperingati Hari Ibu dengan cara sederhana namun meriah. Sebuah lomba kreasi nasi goreng digelar pada Minggu malam, 21 Desember 2025, di gang permukiman warga.
Kegiatan ini diikuti oleh enam kelompok, masing-masing terdiri atas tiga hingga empat orang. Para peserta diberi waktu secukupnya untuk mengolah nasi goreng dengan kreasi terbaik mereka. Tak hanya soal rasa, seni penyajian juga menjadi salah satu kriteria penilaian.
Suasana lomba berlangsung seru dan heboh. Setiap kelompok tampak berpacu dengan waktu. Nasi goreng dicetak dalam berbagai bentuk dan dihias dengan aneka pelengkap. Tawa dan sorak warga pun sesekali pecah, membuat gang permukiman terasa hidup.
Dua orang juri, Aries Iberiansyah dan Nyadikun, dipercaya menilai hasil masakan peserta. Penilaian difokuskan pada dua aspek utama, yakni kreativitas penyajian dan cita rasa.
Hadiah yang disiapkan panitia pun terbilang sederhana dan dekat dengan keseharian, mulai dari daster, perasan jeruk, spatula, serokan mi, sendok sayur, hingga tempat cuci sayuran. Meski demikian, hadiah tersebut justru menambah keseruan acara.
Kelompok yang keluar sebagai juara pertama mendapatkan hadiah daster. Menariknya, daster tersebut langsung dipakai oleh para pemenang untuk berjoget bersama di akhir acara, disambut tawa warga yang masih memadati lokasi.
Melalui kegiatan ini, warga berharap peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga. Perayaan sederhana di gang permukiman itu pun meninggalkan kesan hangat bagi semua yang hadir.(Red.)





