Rumah Simbah meneguhkan diri sebagai Kantor Berita Warga

Dua tahun Rumah Simbah bukan sekadar perjalanan sebuah media, melainkan perjalanan membangun ruang bagi warga untuk turut bercerita dan berkarya. Di usia keduanya, Rumah Simbah meneguhkan diri sebagai Kantor Berita Warga.

Bogor, Jabar (Rumah Simbah)-Dua tahun perjalanan Rumah Simbah menjadi momentum untuk meneguhkan kembali alasan media ini hadir.

Banyak media besar menempatkan masyarakat sebagai penonton. Rumah Simbah memilih jalan yang berbeda. Media ini mengajak warga turut serta berkarya, berbagi informasi, dan menghadirkan cerita dari lingkungan mereka sendiri.

Gagasan tersebut berangkat dari keyakinan bahwa setiap orang adalah pewarta. Setiap orang memiliki pengalaman, pengetahuan, pengamatan, dan cerita yang layak dibagikan kepada masyarakat.

Rumah Simbah hadir untuk memberi ruang bagi cerita-cerita tersebut. Warga dapat menjadi bagian dari proses jurnalistik, sementara informasi yang mereka bawa diolah agar memiliki kemasan yang layak siar.

Model tersebut menjadi upaya Rumah Simbah mempertemukan kekuatan media profesional dengan partisipasi masyarakat. Warga tetap menjadi sumber cerita sekaligus bagian dari ekosistem pemberitaan.

Memasuki usia dua tahun, Rumah Simbah meneguhkan identitasnya sebagai Kantor Berita Warga.

Peneguhan ini sekaligus memperkuat komitmen untuk mengembangkan praktik jurnalisme warga, dengan mengajak masyarakat turut aktif berbagi informasi dalam format yang diolah sekualitas produk jurnalistik.

Rumah Simbah percaya bahwa ruang informasi akan semakin hidup ketika masyarakat memiliki kesempatan untuk turut menyuarakan apa yang mereka lihat, rasakan, dan alami.

Dari warga, untuk ruang publik yang lebih beragam.

Dari sebuah rumah kecil, cerita-cerita warga dapat menemukan tempat untuk tumbuh dan menjangkau lebih banyak orang.

Selamat ulang tahun kedua, Rumah Simbah.

Mari berkarya bersama, di Rumah Simbah.(Sizuka)

Leave a Reply