Kepulangan jamaah haji dari Tanah Suci

Perjalanan pulang jamaah haji Indonesia dari Madinah menuju Tanah Air dimulai. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, jamaah meninggalkan Kota Nabi, menempuh proses keberangkatan di bandara hingga akhirnya kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Madinah, Saudi Arabia (Rumah Simbah)-Perjalanan pulang jamaah haji Indonesia dimulai dari Kota Madinah, kota terakhir yang disinggahi sebelum kembali ke Tanah Air. Di dalam bus, jamaah mengikuti doa naik kendaraan, melantunkan sholawat dan membaca Al Fatihah bersama ketika kendaraan mulai bergerak meninggalkan kota.

Perlahan, suasana Madinah mulai menjauh dari pandangan. Di antara perjalanan menuju bandara, Masjid Nabawi terlihat tertinggal di belakang, menjadi pemandangan yang menyimpan kesan tersendiri bagi banyak jamaah.

Setibanya di bandara, jamaah mengikuti berbagai tahapan keberangkatan, mulai dari memasuki area tunggu haji, menerima arahan petugas, menjalani proses check in hingga pemeriksaan keamanan sebelum menuju ruang tunggu keberangkatan.

Satu per satu jamaah kemudian berjalan menuju pesawat dan menempati kursi masing-masing. Setelah menempuh perjalanan udara, pesawat yang membawa jamaah akhirnya mendarat di Bandara Juanda Surabaya.

Namun perjalanan pulang belum sepenuhnya selesai. Jamaah melanjutkan proses kedatangan, keluar dari pesawat dan menuju bus yang telah disiapkan. Rombongan kemudian bergerak menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk mengikuti penyambutan serta sejumlah pengarahan.

Dari sana, perjalanan berlanjut menuju daerah asal masing-masing. Bagi sebagian jamaah, termasuk rombongan yang menuju Blitar, kepulangan dari Tanah Suci sering menghadirkan dua rasa bersamaan. Antara rindu rumah dan kenangan Tanah Suci yang belum sepenuhnya lepas.(Red.)

Leave a Reply