Perjalanan wisata eksplorasi Kota Madinah kembali membawa rombongan jamaah menelusuri jejak sejarah Islam, kali ini menuju Sumur Salman Al Farisi yang lekat dengan kisah panjang perjalanan seorang sahabat Nabi menuju kebebasan.
Madinah, Saudi Arabia (Rumah Simbah)-Wisata eksplorasi Kota Madinah kembali berlanjut menuju salah satu lokasi bersejarah yang lekat dengan nama Salman Al Farisi. Persinggahan tersebut tidak hanya mempertemukan jamaah dengan jejak sejarah Islam, tetapi juga membawa mereka pada kisah panjang tentang perjuangan dan perjalanan hidup seorang sahabat Nabi SAW.
Setelah melanjutkan perjalanan dengan bus, rombongan tiba di area Sumur Salman Al Farisi. Suasana lokasi tampak ramai dengan aktivitas jamaah yang menikmati momen perjalanan. Beberapa di antaranya tampak memetik buah kurma yang berada di sekitar lokasi.
Di tempat tersebut, pemandu menjelaskan kisah Salman Al Farisi yang dikenal sebagai salah satu sahabat Rasulullah SAW. Salman dikisahkan pernah menjalani masa sebagai budak sebelum akhirnya memperoleh kebebasan.
Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa perjalanan menuju kebebasan Salman tidak berlangsung singkat. Terdapat syarat yang harus dipenuhi, di antaranya menanam 300 pohon kurma yang harus berbuah serentak.
Sumur Salman Al Farisi dikaitkan dengan kebutuhan pengairan bagi pohon-pohon kurma tersebut. Selain itu, nama Salman juga dikenang dalam sejarah Islam melalui gagasannya saat mengusulkan pembuatan parit sebagai strategi pertahanan pada Perang Khandaq.
Setelah meninggalkan lokasi, perjalanan berlanjut menuju Bazaar Al Quran dan pusat oleh-oleh yang dipenuhi aneka jenis kurma serta produk makanan lainnya.
Di tengah perjalanan, rombongan sempat melintasi kediaman peristirahatan Raja Arab Saudi yang berdiri di atas kawasan pegunungan.
Rangkaian wisata eksplorasi Kota Madinah hari itu pun belum berakhir. Perjalanan masih akan berlanjut menuju persinggahan berikutnya, yakni pabrik percetakan Al Quran.(Nurman)

