Menjelajahi Cigwa di Minggu pagi

Hujan deras tak menyurutkan langkah menjelajahi Cigwa di Minggu pagi. Dari sarapan sederhana di depan tenda, tontonan joget tetangga tenda yang menghibur, hingga perjalanan santai dengan kendaraan wisata gratis—Cigwa menyuguhkan pengalaman liburan yang hangat, riuh, dan penuh kejutan kecil. Tonton videonya berikut ini:

Bogor, Jabar (Rumah Simbah)-Hujan mengguyur kawasan Megamendung sejak semalam hingga Minggu pagi. Dari teras tenda, air terlihat jatuh tanpa jeda, seolah langit sedang menuntaskan tugasnya.

Namun bagi kami, hujan bukan alasan untuk buru-buru pulang—justru jadi pembuka cerita menjelajahi Cigwa dengan ritme yang lebih santai.

Sebelum melangkah lebih jauh, pagi dimulai dengan urusan paling dasar: sarapan. Pisang dibakar sederhana, diberi parutan keju dan meses. Bukan menu mewah, tapi cukup untuk menghangatkan tubuh dan suasana.

Sesekali kendaraan wisata Cigwa melintas di jalan kawasan. Gratis dan siap mengantar pengunjung berkeliling, kendaraan ini sebenarnya sudah cukup menggoda sejak awal.

Namun pagi itu, perhatian justru teralihkan oleh pemandangan lain: tetangga tenda yang asyik joget TikTok di simpang jalan.

Gerakan adakalanya tak sinkron karena salah koordinasi, hingga musik yang tiba-tiba mati karena baterai speaker habis—semuanya jadi bonus hiburan yang tak direncanakan. Momen-momen kecil semacam ini yang kerap membuat liburan terasa lebih hidup.

Setelah cukup tertawa, rencana awal kembali dijalankan. Menuju halte danau untuk menanti kendaraan wisata. Tak lama, mobil wisata datang dan perjalanan pun dimulai.

Kawasan wisata terpadu Cigwa terhampar seluas sekitar 14 hektar. Mobil wisata membawa wisatawan menyusuri jalan menanjak dan berliku. Ada sedikit rasa deg-degan, namun segera terbayar oleh pemandangan kebun, hamparan hijau, serta berbagai wahana wisata yang tersebar di sepanjang jalur.

Di perjalanan, sempat berpapasan dengan wahana Kursi Sultan yang melayang di udara, serta lapangan terbuka yang dipenuhi aktivitas mancakrida oleh berbagai kelompok wisatawan. Suasana riuh dan penuh semangat terasa kontras namun serasi dengan alam sekitarnya.

Perjalanan berakhir di kawasan wahana air. Namun Cigwa bukan sekadar tempat berenang. Di area ini terdapat hotel berkonsep goa, angkringan di dalam goa, dan Goa Cigwa yang mengundang rasa penasaran untuk ditelusuri lebih jauh.

Perjalanan Minggu pagi itu belum benar-benar usai. Masih ada sudut-sudut Cigwa yang menunggu untuk diceritakan. Dan hujan, rupanya, hanya menjadi bagian kecil dari kisah liburan yang berjalan pelan tapi berkesan.(Sizuka)

Leave a Reply